Baznas Bateng Bantu 4.991 Mustahiq

*Dari Dana Zakat dan Infaq
Babelpos.co /KOBA – Sepanjang tahun 2016 ini, Badan Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) telah membantu sebanyak 4.991 orang mustahiq yang tersebar di seluruh desa dan kelurahan se-Kabupaten Bateng. Bantuan terhadap seluruh mustahiq tersebut bersumber dari dana Zakat dan Infaq yang dihimpun Baznas Kabupaten Bateng pada tahun 2016 ini dengan total sebesar Rp. 2.403.938.996,15. Dari jumlah mustahiq yang telah dibantu tersebut, bantuan paling banyak salurkan untuk bidang sosial peduli dengan jumlah sebanyak 4.649 orang mustahiq.

Ketua Baznas Bateng, H. Juanda mengatakan total penghimpunan dana yang berhasil dihimpun pihaknya sepanjang tahun 2016 ini mulai dari bulan Januari hingga September sebesar Rp. 2.373.469.827,76 atau sebesar 68 persen dari target penghimpunan pada tahun 2016 ini sebesar Rp. 3,5 miliar. Jumlah tersebut berasal dari penghimpunan Zakat, Infaq dan Sodaqoh (ZIS) serta non ZIS. “Non ZIS ini bisa bersumber dari kaum non muslim yang ikut serta berpartisipasi dan juga bantuan hibah dari pemerintah daerah,” ujarnya kepada Babel Pos dengan didampingi Ketua Bidang Penyaluran, H. Saeran, Senin (3/10) kemarin.

Dengan sisa waktu selama 3 bulan ini, menurut Juanda pihaknya berharap agar target penghimpunan pada tahun
sebesar Rp. 3,5 miliar yang telah ditetapkan dapat tercapai. “Mudah-mudahan target penghimpunan bisa kita capai. Ini akan kita usahakan dengan terus mengoptimalkan sosialisasi kepada instansi-instansi swasta maupun masyarakat,” harapnya.

Diungkapkan Juanda, rincian penghimpunan dari bulan Januari hingga September 2016 ini, terdiri dari zakat senilai Rp. 1.941.254.577,-; infaq dan sodaqoh senilai Rp. 260.190.696,- dan non ZIS senilai Rp. 22.024.554,76. “Selain itu, untuk non ZIS kita juga mendapat hibah dari Pemda Bateng senilai Rp. 150 juta. Jadi, total penghimpunan seluruhnya hingga bulan September 2016 sebesar Rp. 2.373.469.827,76,” ungkapnya.

Terkait untuk pengeluaran, menurut Juanda pihaknya memilah penyaluran berdasarkan penghimpunan. Misalnya, uang yang dihimpun dari zakat disalurkan sesuai dengan yang telah ditetapkan. Demikian juga untuk penyaluran infaq dan sodaqoh. “Untuk penyaluran dana zakat disalurkan untuk program-program yang terdiri dari Beasiswa Bangka Tengah Pintar senilai Rp. 135.370.000,- dengan jumlah mustahiq sebanyak 132 orang siswa, Bangka Tengah Sehat senilai Rp. 310.640.000,- dengan jumlah mustahiq sebanyak 165 orang, kegiatan keagamaan senilai Rp. 10.400.000,- dengan jumlah mustahiq sebanyak 4 orang, sosial peduli senilai Rp. 1.347.163.000,- dengan jumlah mustahiq sebanyak 4.649 orang, modal usaha senilai Rp. 39.600.000,- dengan jumlah mustahiq sebanyak 28 orang, badan amil senilai Rp. 236.985.322,15. Jadi, total pengeluaran zakat hingga bulan September 2016 ini sebesar Rp. 2.080.158.322,15,” ungkapnya.

Sedangkan untuk pengeluaran infaq dan sodaqoh, disampaikan Juanda terdiri dari biaya anak sekolah, penyaluran tas dan buku senilai Rp. 195.750.000,-, pengobatan senilai Rp. 11.983.000,- dengan jumlah mustahiq sebanyak 6 orang, kegiatan keagamaan senilai Rp. 34.100.000,-, kegiatan sosial peduli senilai Rp. 16.900.000,-dengan jumlah mustahiq sebanyak 7 orang dan Badan Amil senilai Rp. 65.047.674,-. Total pengeluaran infaq dan sodaqoh hingga bulan September 2016 ini senilai Rp. 323.780.674,-. “Untuk pengeluaran Non ZIS, terdiri dari biaya administrasi Bank Muamalat senilai 107.500,-, biaya administrasi Bank Syariah Babel senilai Rp. 4.176.764,10, biaya administrasi BRI senilai Rp. 70.876,- serta sewa kantor dan biaya operasional senilai Rp. 150 juta. Total pengeluaran Non ZIS sebesar Rp. 154.355.140,10,” urainya panjang lebar.

Lebih lanjut disampaikannya, untuk saldo ZIS dan Non ZIS hingga bulan Oktober 2016 ini sebesar Rp. 930.099.018,39 yang terdiri dari Zakat senilai Rp. 674.925.120,94; Infaq senilai Rp. 212.287.609,17 dan Non ZIS senilai Rp. 42.886.288,28. “Saldo yang kita miliki masih akan bertambah karena masih ada penghimpunan selama tiga bulan di tahun 2016 ini,” tandasnya.(obh)