Infak dan Sadaqah PNS belum Optimal

Sungailiat, Bangka Pos –  Wakil Bupati Bangka Rustamsyah mengajak masyarakat khususnya umat Islam untuk memberikan zakat, infak dan sadaqohnya melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bangka. Menurut Rustamsyah potensi umat untuk membantu sesama ini sangat besar. Dengan menyisihkan uang minimal Rp. 1.000 jika ada Rp. 5.000 orang sudah terkumpul sebanyak Rp. 5 juta. Begitu jika seluruh masyarakat menyerahkan sedikit hartanya untuk berbagi tentu banyak masyarakat kurang mampu yang bisa terbantu.

“Kita harapkan agar masyarakat membayar zakat, infak dan sadaqahnya kepada Baznas. Kita mengharapkan terutama kepada para PNS untuk menyalurkan ke Baznas,”kata Rustamsyah kepada Bangka Pos Group, Kamis (30/6) di ruang kerjanya.

Diakui khususnya zakat, infak dan sadaqah dari para PNS kurang maksimal, namun pihak Pemkab Bangka hanya bisa mengimbau karena ini menyangkut masalah ibadah.

“Belum maksimal, potensinya masih ada untuk dioptimalkan,”ungkap Rustamsyah.

Rustamsyah mengakui bahwa tidak bisa zakat, infak dan sadaqoh PNS dipotong dari gaji Ia khawatir nanti ada anggapan yang kurang baik tetapi untuk zakat ini sudah ada ketentuannya nisabnya masing-masing, kecuali untuk infak dan sadaqohnya dilakukan secara sukarela.

“Kalau infak dan sadaqoh diberikan kapanpun kita mau memberikan. Potensi zakat ini jika terkumpul bisa memberikan kepada orang-orang yang berhak menerimanya di kecamatan, kelurahan dan desa. Bayangkanlah jika ada 2.000 PNS bisa memberikan zakat, infak dan sadaqoh ini bisa merupakan sumber yang potensial bagi kemaslahatan umat,” harap Rustamsyah. (chy)

Santunan  Senilai Rp 260 Juta

BAZNAS Kabupaten Bangka memberikan 1.000 paket sembako senilai Rp. 110.000 dan uang senilai Rp. 150.000 dengan total senilai Rp. 260.000 kepada masing-masing mustahiq di Kecamatan Sungailiat dan Pemali, Kamis (30/6) di Gedung Sepintu Sedulang Sungailiat.

Total paket sembako dan uang santunan yang disalurkan oleh Baznas Kabupaten Bangka kepada kaum dhuafa di dua kecamatan tersebut senilai Rp 260 juta.

Dana paket sembako dan uang santunan tersebut, berasal dari infak, sadaqoh dan zakat dari masyarakat yang dikumpulkan melalui Baznas Kabupaten Bangka.

“Mereka pengurus RT yang tahu persis warga mereka yang berhak menerima santunan disekitar daerahnya. Alhamdulillah tinggal beberapa paket lagi yang belum kita serahkan,”jelas Ketua Baznas Kabupaten Bangka M. Nazir Hasan.

Menurutnya, hingga saat ini dana dari zakat, infak dan sadaqoh yang terkumpul di Baznas Kabupaten Bangka senilai Rp 416 juta lebih. Pemberian bantuan sembako dan santunan uang ini sudah dua kali dilaksanakan Baznas Kabupaten Bangka yakni pada bulan Maret 2016 sebanyak 700 lebih paket untuk delapan kecamatan di Kabupaten Bangka (chy)