Pemprov Babel Seminarkan “Strategi Zakat Dalam Pembangunan”

Pangkalpinang – Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bekerjasama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Rabu (26/7/2017) menggelar Seminar Zakat bertajuk “Strategi Zakat Dalam Pembangunan” di Rumah Dinas Gubernur Babel, Gedung Mahligai Serumpun Sebalai.

Seminar yang juga dikemas dengan diskusi panel ini, juga mendatangkan dua pakar zakat dari luar negeri, yakni Dr Ahmad Abdullah Al Gunaiman yang merupakan asisten Profesor Universitas Islam Madinah dan Dr Suhail Muhammad Mishiming yang merupakan alumnus Universitas Columbus, serta Konsultan Pengembangan dan Pembangunan Masjid Nabawi.

Gubernur Babel, H. Erzaldi Rosman yang diwakili Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Haryoso, SH, dalam sambutannya saat membuka Seminar Zakat tersebut menjelaskan, zakat merupakan Pokok Agama yang sangat penting dan strategis dalam Islam, karena Zakat adalah Rukun Islam Ketiga setelah Syahadat dan Shalat. Jika Shalat berfungsi membentuk Keshalihan dari sisi pribadi, maka Zakat berfungsi membentuk keshalihan dalam sistem sosial kemasyarakatan.

Selama ini di Masyarakat, Pengetahuan, Kesadaran dan Pengamalan terhadap perintah Shalat sudah merata, namun, kata dia, tidak begitu dengan Perintah Zakat.

“Zakat memiliki sasaran yang disyariatkan, diantaranya membersihkan hati, menyucikan jiwa, memperbaiki hati nurani serta merealisasikan solidaritas sosial. Dengan demikian, zakat ini tidak saja kembali kepada individu Muslim,  lebih jauh Zakat berperan penting sebagai Problem Sorver bagi penyakit masyarakat, dapat merealisasikan Pengembangan Sosial dan Ekonomi serta kemandirian ekonomi maupun politik,” papar Haryoso.

Untuk mencapai semua itu, sambung dia, zakat harus dikumpulkan dan didistribusikan secara benar, sehingga tercegah dari kebathilan dan sesuai ketentuan syariat islamiyah. Melalui Seminar yang mendatangkan Pakar ini, diharapkan semua dapat paham dan mengerti tentang zakat.

Sementara itu, Dr Ahmad Abdullah Al Gunaiman, dan Dr Suhail Muhammad Mishiming, selaku narasumber Seminar Zakat ketika diwawancara mengatakan,  Allah SWT menciptakan makhluk termasuk manusia, Allah SWT juga telah mensyariatkan Zakat, dan tentu Allah SWT juga mengerti apa yang menjadi masalah manusia itu sendiri. Makanya, dengan menjalankan nilai-nilai zakat dalam kehidupan, berarti bisa membangun perekonomian umat.

Zakat, lanjut dia, dalam bahasa lain arab adalah  anamak yang artinya berkembang. Dengan syariat zakat ini, perekonomian umat akan berkembang. Allah SWT menetapkan jumlah tertentu, harta tertentu, dengan waktu tertentu, untuk dikeluarkan zakatnya, dan Allah SWT menjamin apabila ini dilaksanakan, maka perekonomian umat akan berkembang, karena dari sisi bahasa zakat artinya  berkembang.

“Kedatangan kami kesini sesuai arahan Pak Gubernur, bagaimana  zakat ini dihimpun dari umat, dimasukkan dalam pembangunan bank syariah, ini didistribusikan dengan manajemen modern, dan menjadi Pilot Project Zakat di Indonesia,” kata Dr Ahmad Abdullah Al Gunaiman.

Seminar tersebut, diikuti berbagai elemen masyarakat, mulai dari Pegawai di Lingkup Pemprov Babel, pelajar, organisasi kepemudaan, dan masyarakat umum. (Lulus).

Sumber : humas.babelprov.go.id

×

Assalamualaikum,

Tinggalkan pesan anda.

× Assalamualaikum