Khitan 100 Anak Kurang Mampu di Rumah Sehat Baznas-Timah

PANGKALPINANG – Badan Amil Zakat (Baznas) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) bersama Rumah Sehat Baznas-Timah Babel menggelar khitanan massal, Rabu (3/7). Sebanyak 100 anak kurang mampu (mustahik) di Kota Pangkalpinang dan sekitar Rumah Sehat Baznas-Timah, Jalan RE. Martadinata, Ampui, Pangkalbalam mengikuti program tersebut.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Staf Ahli Bidang Hukum, Politik Dan Pemerintahan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel, Syahruddin. Tentunya dihadiri, Ketua Baznas Babel, H.Sofyan Tsauri, Direktur Rumah Sehat Baznas-Timah, dr. Julian Andriansyah, perwakilan PT.Timah Tbk beserta jajajarannya.

Wakil Ketua bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Zakat Baznas Babel, Muhammad Syamsir menyebutkan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kerjasama Baznas Babel, Bank Pembiayaan Syariah Babel, Rumah Sehat Baznas-Timah.

“Jadi memang target awalnya kita itu 100 anak untuk di Kota Pangkalpinang saja dan sisanya baru akan dilaksanakan di kabupaten-kabupaten, yang mana nanti kantor cabang Baznas di wilayah kabupaten juga akan bekerjasama lagi dengan Kantor Cabang Pembantu Bank Pembiayaan Syariah Babel di masing-masing wilayah tersebut,” ujarnya..

Syamsir bersyukur, penyelenggaraan kegiatan kali ini berlangsung dengan lancar danm sukses. Bahkan, pelaksanaan khitan yang semula ditargetkan selesai hingga pukul 13.00, tetapi usai pada pukul 11.00 WIB.

“Harapan kita bersama InsyaAllah anak-anak yang sudah dikhitan ini akan menjadi orang-orang yang beriman, soleh dan lebih sehat. Ini sesuai dengan tema kita ‘Optimalisasi Peran Zakat untuk Menyiapkan Generasi yang Sehat’. Saya yakin semua harus bermula dari kebersihan pribadi, sehingga kalau kebersihan pribadi sudah baik, maka Insya Allah juga akan merembet kepada kebersihan masyarakat,” katanya.

Senada juga dengan Direktur Utama Rumah Sehat Baznas-Timah Babel, dr. Julian Andriansyah. Katanya, pelaksanaan khitanan massal ini terbantu dengan adanya dukungan dari 10 operator, terdiri dari para dokter dan tenaga medis profesional berpengalaman.

Juliansyah mengatakan, 100 peserta ini khitanan masal ini merupakan member (anggota) Rumah Sehat Baznas-Timah. Untuk diketahui, hingga saat ini, jumlah mustahik yang menjadi member Rumah Sehat Baznas sudah mencapai 14 ribu orang.

“Jadi dalam aksi khitanan masal kali ini kita menggunakan dua model teknik operasi khitan, yakni manual dan laser. Selain diberikan layanan khitan secara gratis, para peserta juga mendapatkan bingkisan seperti tas sekolah, kain sarung, baju koko, paket medis dan lainnya. Dan pasca operasi juga tetap akan kita pantau,” pungkasnya. (lya)