Sejarah

Sebelumnya Badan Amil Zakat Daerah (Bazda) Prov. Kep. Bangka Belitung didirikan tahun 2004. Badan pengelola zakat di lingkungan Prov. Kep. Bangka Belitung ini didirikan berdasarkan Undang-undang No. 38 Tahun 1999 tentang pengelolaan zakat. Adapun Kepengurusan Bazda Bangka Belitung pertama kali dibentuk dengan Surat Keputusan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung No. 188.44/20/IV/2004 Tahun 2004 kemudian diperbaharui dengan SK Gubernur No. 188.44/390/II/2011 dan Revisi SK Gubernur No. 188.44/193/II Tahun 2011.

Sesuai dengan Undang – undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat dan Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2014, maka Badan Amil Zakat Daerah yang dulunya dikenal dengan BAZDA telah resmi menjadi Badan Amil Zakat Nasional atau yang dikenal sekarang dengan BAZNAS berdasarkan Keputusan Menteri Agama Nomor 118 Tahun 2014.

Panduan Zakat

Zakat adalah harta tertentu yang dikeluarkan apabila telah mencapai syarat yang diatur sesuai aturan agama, dikeluarkan kepada 8 asnaf penerima zakat. Menurut Bahasa kata “zakat” berarti tumbuh, berkembang, subur atau bertambah.

Zakat berasal dari bentuk kata “zaka” yang berarti suci, baik, berkah, tumbuh, dan berkembang. Dinamakan zakat, karena di dalamnya terkandung harapan untuk beroleh berkah, membersihkan jiwa dan memupuknya dengan berbagai kebaikan (Fikih Sunnah, Sayyid Sabiq: 5)

Makna tumbuh dalam arti zakat menunjukkan bahwa mengeluarkan zakat sebagai sebab adanya pertumbuhan dan perkembangan harta, pelaksanaan zakat itu mengakibatkan pahala menjadi banyak. Sedangkan makna suci menunjukkan bahwa zakat adalah mensucikan jiwa dari kejelekan, kebatilan dan pensuci dari dosa-dosa.

Dalam Al-Quran disebutkan, “Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan menyucikan mereka” (QS. at-Taubah [9]: 103).

Menurut istilah dalam kitab al-Hâwî, al-Mawardi mendefinisikan zakat dengan nama pengambilan tertentu dari harta tertentu, menurut sifat-sifat tertentu dan untuk diberikan kepada golongan tertentu. Orang yang menunaikan zakat disebut Muzaki. Sedangkan orang yang menerima zakat disebut Mustahik.

×

Web Design BangladeshWeb Design BangladeshMymensingh